Stop Press
Stop Press | Close

Ayo download komik di HP/Ponsel. Bagi pelanggan Telkomsel baik kartu AS, Halo maupun Simpati bisa mendowload aplikasinya dengan cara mengirim sms dengan mengetik mkomik kirim ke 9800. Pastikan GPRS anda aktif, bila belum bisa mengirim sms ketik GPRS kirim ke 6616. Bila ada kendala bisa mengunjungi website http://m-komik.co.id ini dengan mengklik gambar di bawah ini.

splash-2a240x320-.png


Add as favourites (349) | Views: 1477

Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Homepage
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.5

 
Search
Main Menu
Home
News
Blog
Komik Gallery
Kalender Acara
Download
Links
Contact Us
Search
Buku Tamu
Database
Berita Milis Terbaru
Buku Tamu Terakhir
SENNO
SAYA NEW COMER IN NET NET AN TAPI SOAL KOMIK SAYA AGAK BNYK TAHU KARENA ALM PAPI PERNAH BUKA TAMAN BACAAN ANGGREK DI TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG SAY
Continue
Download Terbaru
Login Form





Lost Password?
No account yet? Register

Advertisement
Database Terbaru

Mahesa Rani: Pendekar Dari Atap Dunia
Teguh Santosa
Mahesa Rani: Pendekar Dari Atap Dunia


hits (1578)
Kisah Kasus di Sekolah

Kisah Kasus di Sekolah


hits (1993)
Tjisadane
Ganes Th
Tjisadane

Rp. 38.000,-
hits (2025)
Launching M-Komik

 web_01.jpg

 

 

 

 

 Telkomsel

bersama Akademi Samali, Splash dan KomikIndonesia.com,

serta InTouch bekerja sama meluncurkan era terbaru dalam sejarah
komik nasional: M-KOMIK. Kini anda dapat menikmati komik melalui
ponsel kapanpun dan dimanapun anda berada. Nikmatilah sensasi
terbaru dalam membaca komik, sesuatu yang tidak anda dapatkan ketika
membaca buku komik.


Penasaran? Saksikanlah peluncuran M-Komik pada

hari Jum'at, 1Februari 2008 pukul 14.00 WIB-selesai

di MAL TAMAN ANGGREK - JAKARTA BARAT, yang akan dibuka langsung oleh
Dirut Telkomsel Bpk. Kiskenda. Acara akan dilanjutkan dengan demo M-Komik,

lomba mewarnai, workshop komik, jumpa fans dengan komikus,
setiap hari hingga Minggu, 3 Februari 2008 pukul 19.00 WIB.

 
PILAR-PILAR SANG VISIONER PDF Print E-mail
User Rating: / 0
PoorBest 
Tuesday, 25 August 2009
oleh Purwanto Setiadi
Dipublikasikan pertama kali di Majalah Tempo, edisi 24-31 Agustus 2009


BAHKAN sebelum istilah novel grafis akhirnya disepakati untuk dirujukkan kepada Will Eisner, pelopor ”gerakan” ini lewat kumpulan empat komik pendeknya, A Contract With God (1978), Teguh Santosa sudah menyebut karyanya yang berupa trilogi sebagai novel bergambar. Yang dia maksud sebagai novel bergambar tiada lain, ya, novel grafis itu—menurut definisi yang mana pun.

Horizon pikiran Teguh memang tergolong jauh ke depan. Lebih dari itu, sebenarnya, daya imajinasinyalah yang menuntunnya ke sana. Dengan kemampuannya ini pula dia sanggup berkarya dengan volume hasil dan laju produksi yang terhitung besar dan produktif. Tak semua karyanya sempurna, memang (dan siapa pula yang bisa sedemikian hebat, bukan?). Tapi di antara seratusan judul komik yang dihasilkannya sejak 1963, beberapa merupakan monumen dalam lanskap komik di Tanah Air.

Berikut ini tiga di luar Mahabharata yang patut diletakkan di urutan teratas daftar bacaan jika hendak mengenal Teguh.

Trilogi Sandhora

Diilhami film seri berjudul Angelique, inilah komik yang boleh dibilang berhasil dalam mewujudkan ambisi sastrawinya—dan karena itu, per definisi, patut dikategorikan sebagai novel grafis. Kisah tentang petualangan dan jalinan asmara antara Mat Pelor dan Sandhora, perempuan keturunan Spanyol yang membawa misteri mengenai asal-usulnya, ini terentang dalam periode setengah abad lebih. Teguh membaginya menjadi tiga bagian (trilogi): Sandhora (1969), Mat Romeo (1971), dan Mencari Mayat Mat Pelor (1974).

Cerita yang pelik, melintasi aneka zaman, dengan cara penuturan yang memikat, malah cenderung filmis, dimulai dengan saat kedatangan Sandhora ke Surabaya pada 1831, atas perintah ayahnya, Marcos Varga, seorang pedagang senjata. Ketika itu, perang di Jawa baru saja berakhir dengan tertangkapnya Pangeran Diponegoro. Dan setelah setting berpindah-pindah ke sana-sini, lintas negara-negara, cerita epik nan kolosal ini diakhiri ketika tarikh menunjuk tahun awal 1970-an, manakala keturunan Mat Pelor berebut harta warisan yang dipendam di sebuah tempat di dasar laut di Teluk Siam.

Melalui trilogi Sandhora, Teguh mengukuhkan dirinya sebagai pencerita ulung dengan pengetahuan luas tentang sejarah, politik, geografi, dan adat-istiadat. Kemampuan menggambarnya yang khas, dengan permainan blok hitam, boleh dibilang mencapai puncaknya. Di masa inilah, terutama melalui Mencari Mayat Mat Pelor, dia mulai mencoba menyajikan gambar-gambar yang cenderung surealistis, yang kemudian banyak menghiasi komik-komik karyanya sesudah Sandhora.

Serial Si Mata Siwa


Ini satu dari sejumlah judul komik silat mistik karya Teguh. Setting-nya meleburkan dunia nyata dengan alam siluman. Kisahnya tentang Shindu, penjelmaan Mahendradata, seorang pendekar sakti mandraguna dari masa ribuan tahun lalu. Mahendradata punya musuh besar bernama Danang Salaksa, yang kesaktiannya berupa kemampuan untuk menjadi siapa saja. Seri ini diawali dengan Dewi Air Mata (terbit pada 1971), lalu disusul berturut-turut dengan Hancurnya Istana Iblis, Kuil Loncatan Setan, Si Mata Siwa, Mahesa Bledeg, Kamadhatu, Karmapala, Birawayudha, Suling Perak Naga Iblis, dan Istana Darah.

Mahesa Rani: Pendekar dari Atap Dunia


Terbit sebagai bonus majalah Hai (1977), komik ini bercerita tentang sepak terjang seorang pendekar perempuan yang menjadi saksi runtuhnya Kerajaan Singasari pada akhir abad ke-13. Melalui komik ini, Teguh boleh dibilang membubuhkan sesuatu yang langka dalam lanskap komik Indonesia: kepahlawanan perempuan. Format kertas yang mendekati A4 (kuarto) memungkinkan Teguh mengeksplorasi ruang dengan hasil yang maksimal. Bukan hanya sepak terjang para pendekar yang diekspos, melainkan juga kesempurnaan topografi, arsitektur khas Jawa, alam Nusantara, pakaian tradisional dan kebangsawanan, serta pakaian tempur pasukan Mongolia.
Add as favourites (140) | Views: 1398

Be first to comment this article
RSS comments

Write Comment
  • Please keep the topic of messages relevant to the subject of the article.
  • Personal verbal attacks will be deleted.
  • Please don't use comments to plug your web site. Such material will be removed.
  • Just ensure to *Refresh* your browser for a new security code to be displayed prior to clicking on the 'Send' button.
  • Keep in mind that the above process only applies if you simply entered the wrong security code.
Name:
E-mail
Homepage
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Comment:



Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.5

 
< Prev   Next >
Komentar Terbaru
Terbit CERGAM 3
yah, cuma bisa liat bungkusnya, barangnya juga langka, jadi ga bisa komentar kayak apa isinya. sampa...
12/04/09 05:27 baca lengkap..
oleh mamoru imamo

ADAKAH CERGAM INDONESIA?
istilah Cergam memang indonesia banget, saya sendiri hampir lupa kalo kita juga punya istilah itu, t...
12/04/09 05:17 baca lengkap..
oleh mamoru imamo

KOMUNITAS KOMIK KEPANJEN
ni merupakan kejutan bagi saya, karena saya juga anak kepanjen. juga tetangga pak syamsuri cuma ...
28/10/08 01:30 baca lengkap..
oleh syahronny

Polls
Komikus Muda Favorit
 
Gallery
random

Cover Komik
hits: 227
votes: 0
Informasi OS & IP
OS:  Unbekannt
IE:  Anderer Browser
ISP:  191.103
IP:  38.107.191.103
Site Counters
Visits hari ini: 178
Visits bulan ini: 1643
Visits total: 181721
Max. visits perhari: 661
Max. visits perbulan: 6034
Pages visited today: 882
Bots today: 144
Yang Online
Ada 9 tamus dan no members online
We have 9 tamus online.
We have 656 members registered.
      Home