Ayo download komik di HP/Ponsel. Bagi pelanggan Telkomsel baik kartu AS, Halo maupun Simpati bisa mendowload aplikasinya dengan cara mengirim sms dengan mengetik mkomik kirim ke 9800. Pastikan GPRS anda aktif, bila belum bisa mengirim sms ketik GPRS kirim ke 6616. Bila ada kendala bisa mengunjungi website http://m-komik.co.id ini dengan mengklik gambar di bawah ini.
SENNO SAYA NEW COMER IN NET NET AN TAPI SOAL KOMIK SAYA AGAK BNYK TAHU KARENA ALM PAPI PERNAH BUKA TAMAN BACAAN ANGGREK DI TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG SAY Continue
bersama Akademi Samali, Splash dan KomikIndonesia.com,
serta
InTouch bekerja sama meluncurkan era terbaru dalam sejarah
komik nasional:
M-KOMIK. Kini anda dapat menikmati komik melalui
ponsel kapanpun dan
dimanapun anda berada. Nikmatilah sensasi
terbaru dalam membaca komik,
sesuatu yang tidak anda dapatkan ketika
membaca buku komik.
Penasaran? Saksikanlah peluncuran M-Komik pada
hari
Jum'at, 1Februari 2008 pukul 14.00 WIB-selesai
di MAL TAMAN ANGGREK - JAKARTA BARAT, yang akan dibuka langsung
oleh
Dirut Telkomsel Bpk. Kiskenda. Acara akan dilanjutkan dengan demo
M-Komik,
lomba mewarnai, workshop komik, jumpa fans dengan komikus,
setiap hari hingga Minggu, 3 Februari 2008 pukul 19.00 WIB.
SETELAH MENGENDAP SEPEREMPAT ABAD
Tuesday, 25 August 2009
oleh Yos Rizal (Jakarta) dan Pito Agustin (Yogyakarta)
Dipublikasikan pertama kali di Majalah Tempo, edisi 24-31 Agustus 2009
Komik wayang Teguh Santosa dikumpulkan selama dua setengah tahun. Terkuak berkat majalah Ananda.
"HARTA karun” itu tersimpan di sepotong majalah anak. Tak banyak yang mengira dalam majalah yang memuat cerita anak, berita artis cilik, informasi hiburan, dunia sains, dan kuis itu, diam-diam mengendap sebuah karya yang tetap lezat ”disantap” seperempat abad kemudian.
Karya itu: komik Mahabharata dan Bharatayudha ciptaan Teguh Santosa pada 1984, sebuah komik wayang yang ia sebut sebagai puncak pencapaian seorang komikus. ”Aku baru sah jadi komikus kalau sudah menggarap komik wayang Mahabharata,” kata Dhani Valiandra, anak Teguh, mengutip ucapan sang ayah.
oleh Purwanto Setiadi dan Pito Agustin Rudiana
Dipublikasikan pertama kali di Majalah Tempo, edisi 24-31 Agustus 2009
Komik Mahabharata dan Bharatayudha garapan Teguh Santosa akhirnya dibukukan setelah melalui proses panjang pengumpulan kembali yang melelahkan. Sebuah interpretasi visual yang menawan dari seorang maestro.
SENAPATI Kerajaan Wirata itu bernama Kicaka. Dia terpikat pada Dewi Drupadi, yang kala itu menyamar sebagai dayang istana dengan nama Malini. Dan, tanpa hirau pada statusnya yang lebih tinggi, dia tak bisa mengendalikan hasratnya….
Karena asmara sang Panglima membahayakan keberadaan keluarga Pandawa di Kerajaan Wirata, yang sedang menghabiskan tahun terakhir masa pembuangan, Bima ditugasi ”membereskan”-nya. Pada suatu malam, di taman istana, putra Pandu yang bersosok tinggi besar ini melakukannya. Tuntas.
oleh Ester Sondang dan Henry Ismono
Dipublikasikan pertama kali di Tabloid Nova, edisi 1113, 22-28 Juni 2009
Diary Graphic atau komik curhat memang sudah biasa di luar negeri. Kendati di sini masih tergolong baru, toh, hasil karya dua ibu ini langsung diminati.
Curhat Tita karya Tita Larasati (37), ternyata memberi banyak inspirasi pada pembacanya. Bisa dibilang, Tita adalah salah satu pelopor penulis diary graphic di Indonesia saat ini. Jika orang lain menuliskan kejadian sehari-hari yang dialaminya, Tita memilih media gambar. Ia melukiskan suasana hati, pikiran, bahkan potret dirinya secara apa adanya. Di bukunya, perempuan yang sejak kecil suka menggambar ini melukiskan dirinya sebagai sosok bertubuh tinggi gempal, rambut pendek yang jarang tersisir, kacamata, kemeja flanel kotak-kotak yang tidak terkancing lengkap dengan kaos oblong di dalamnya, plus jins belel.