Taufan

Saat Mengisi liburan rencananya saya mau membaca kembali sebuah komik bertemakan epos kepahlawanan ala sang Maestro Ganes TH yang berjudul TAUFAN. Dan spt biasa bila hendak membaca karya beliau, saya mempersiapkan diri untuk mengikuti prinsip2 alur pemikiran beliau sbgmn dijelaskannya kpd Dr. Marcell Boneff ketika suatu ketika beliau diinterview oleh doktor Perancis yang banyak menelaah ttg komik Indonesia tsb.

Waktu itu Dr. Marcell Boneff konon mengatakan bahwa semua yang dilukiskan oleh Ganes dlm komik2nya semata merupakan fiksi alias khayalan belaka. Namun sang Maestro menjawab bahwa semua yang beliau gambarkan sejatinya adalah sesuatu yang realistis atau ada dalam kenyataan disekitar kita se-hari2, tapi untuk membuatnya menjadi lebih menarik tentu saja beliau memberikan bumbu2 penyedap atau membuatnya jadi agak berlebihan alias hyperbola…

Demikianlah maka dari itu untuk TAUFAN saya selalu membayangkan peristiwanya menjadi 4 babak dgn kronologis sbb:

1. Peristiwa pelarian dari tahanan tentara Jepang di Pulau Neraka yang saya bayangkan merupakan hyperbolistik dari pulau Nusakambangan. Banyak adegan mirip film2 ttg pelarian dari penjara spt Papillon dan Escape from Alcatraz.
2. Peristiwa setelah Suryadi berhasil melarikan diri dan terdampar di pesisir pantai yang saya bayangkan sbg hyperbolistik dari pantai Cilacap, dimana ia ditolong seorang gadis dusun pesisir tsb yang diam2 mencintainya. Namun sbgmn ciri khas karakter tokoh2 dlm komik Ganes TH yang nyaris senantiasa merupakan pemuja cinta sejati, maka Suryadipun memutuskan tetap setia kpd istri yang ditinggalkannya.
3. Peristiwa waktu demi tuntutan perjuangan untuk kebebasan bgs dan negara, ia harus menunda rasa rindunya kpd Surtini dan kembali ke Pulau Neraka yang sesungguhnya telah mendatangkan pengalaman traumatis thdp dirinya akibat siksaan diluar perikemanusiaan yang dialaminya selama berada disana.

4. Peristiwa belasan tahun kemudian setelah Indonesia merdeka, dan Suryadi seakan menjadi korban atau bahkan tumbal yang harus dibayar untuk kemerdekaan tsb. Bgmn tidak? Ia harus jadi orang cacat, kehilangan anak istrinya yang direbut oleh Branoto bahkan hrs berpisah jln dgn teman2 seperjuangannya sewaktu menyerbu ke penjara pulau Neraka dulu. Tapi untunglah Ganes TH selalu memberikan happy ending bagi pembaca. Beliau mengisahkan Branoto amat setia dan sayang kpd anak istri yang ia rebut dari Suryadi dan tidak menelantarkannya.

Jadi secara garis besar saya masih ingat jln ceritanya memang. Saya hanya mau melihat lagi gambar2 beliau yang pd saat itu masih terjaga keindahannya, juga mengingat kembali nama tokoh2nya spt misalnya teman seperjuangan Suryadi yang keturunan Tionghoa, lalu Samurai2 Jepang yang bertarung dgn dia…..
Dari facebook Alex Wienarto

Karya

Serial

Lepas

Penerbit

Genre

Kondisi

06 - Lumayan

Kemasan

Jilid Staples Klasik

Cetakan

C1 - Cetak Ulang Baru

ISBN

Tidak Ada

Tahun Terbit

Tidak Tahu

Jilid

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, and 13

Info Lainnya

Tanggal Beli

19 January 2006

Harga Beli

Rp. 975.000

Tamat

Ya

Jumlah Buku / Jilid

13

Isi Lengkap

Ya

Halaman

1

s/d

832

Jenis Kertas

HVS

Catatan

Berburu di Jawa Tengah

Gallery