Diupload oleh ADRIAN FADHILAH
Diperbaharui tanggal

HANTU SELAKSA RACUN

Hantu Selaksa Racun pertama kali terbit pada tahun 1978 – 1979.

Terdaftar No Pol: C / 0296/ – V/ SBIN/ 1979

PROLOG:

“CINTA TELAH MEMBUAT MANUSIA TAHAN AKAN DERITA. KEBENARAN ADALAH MILIK ORANG YANG BERBAHAGIA DAN MEMILIH KEHIDUPAN LANGGENG…”

Sinopsis:

Braja yang sedari kecil dalam asuhan Dewi Lanjar diculik oleh Kakek Gero si Hantu Selaksa Racun dari kediaman Ki Tumbal. Kakek Giri yg muncul bertandang ke persembunyian Kakek Gero menyelamatkan Braja dikemudian hari mewariskan beberapa jurus Angin Puyuh yg dikuasainya kepada Braja.

Karena ingin menghadiri pertemuan di Perguruan Gunung Karang, Kakek Giri meninggalkan Braja yg kemudian menyusulnya melalui arah lain. Dalam perjalanannya Braja bertemu dengan Cendani dan Ningrum. Ketiganya bahu membahu menghadapi keroyokan Durata, Patilolo dan Raden Mantra yg sekonyong-konyong hadir mengacau di warung kecil milik Ningrum. Para pengacau itu melarikan diri dgn menimbulkan kerusakan yg tidak sedikit. Akhirnya Braja beserta Cendani & Ningrum memutuskan menyusul menghadiri rapat besar di Perguruan Gunung Karang. Di sebuah tempat Ki Duwung menghadang mereka. Tapi oleh kecerdikan Braja, pertapa Pulau Seribu tersebut dapat dikelabui.

Dalam perjalanan ketiganya terkecoh oleh penampilan Nyi Tunjung Hitam. Cendani dan Ningrum tertawan. Braja yg waspada, terlambat memperingati keduanya krn dgn cepat Nyi Tunjung Hitam menotoknya. Ningrum tersadar dan mengamuk di gedung markas gerombolan golongan hitam tersebut mencari Raden Mantra. Braja yg tersadar akibat pengaruh hawa Katak Api yg pernah dimakannya, lepas dan menghajar balik Nyi Tunjung Hitam. Kemudian Braja menerobos masuk ruang pertemuan dan menyelamatkan Cendani bertepatan dengan hadirnya Bahugora si Tangan Geluduk beserta para pengawal perguruan Macan Kumbang yg pernah diselamatkan Braja dari Racun Gelugut Bambu Ampel-nya Ki Duwung dirumah Ki Tumbal. Mereka lolos meninggalkan markas besar gerombolan golongan hitam tsb menuju perguruan Gunung Karang.

Justru disana pula-lah nasib malang Braja dimulai…

 

Judul selanjutnya al:

. BRAJA

. SETAN CATUR

. JODOH DI GROJOGAN SEWU

. RAHASIA SETAN CATUR

. DEWI LANJAR

. RATU PANTAI UTARA

. RATU PANTAI UTARA (Belum terealisasi)

 

Cetakan Pertama terbit dengan 4 varian cover menggunakan kertas HVS Putih.

Keterangan photo berikut:

. Photo muka: Varian Cover Cetakan Pertama isi 16 jilid dengan 4 varian cover.

. Photo Galleri 1: Cetakan Akhir versi awal 16 buku seri O – P menggunakan abjad. Ada juga penjilidan yg menggunakan angka.

. Photo Galleri 2: Versi bundel salah cover. Seri A – K.

. Photo Galleri 3: Cetakan Akhir versi jilid tipis 32 halaman dalam 18 buku. Cover menggunakan varian cover C1 jilid 1 – 8 & versi bundel salah cover.

. Photo Galleri 4: Bundel Hardcover Remaster Resmi Anjaya Books, April 2021.

. Photo Galleri 5: Cover yg digunakan untuk jilid 1 – 4

. Photo Galleri 6: Varian cover jilid 5 – 8.

. Photo Galleri 7: Varian cover jilid 7 – 12.

. Photo Galleri 8: Varian cover jilid 9 – 12.

 

Sumber photo:

. Bpk David Haris (Photo depan).

. Grup Jual dan Lelang Komik Indonesia.

. Grup Komik Indonesia Semua Jaman

. Remaster Resmi Anjaya Books, April 2021 (Koleksi Pribadi).

Karya

Serial

Penerbit

Genre

Kondisi

08 - Bagus

Kemasan

Jilid Staples Klasik

Cetakan

C1 - Cetakan Pertama

ISBN

-

Ijin Terbit Tahun

1978

Jilid

16

Info Lainnya

Tanggal Beli

Tidak Tercatat

Harga Beli

Rp. 0

Tamat

Ya
Jumlah Buku
16

Isi Lengkap

Ya

Halaman

1

s/d

769

Jenis Kertas

HVS

Catatan

. Photo : Cetakan Pertama 16 buku . Galeri 1: Versi Bundel A - K . Galeri 2: Versi Bundel salah cover A - K . Galeri 3: Cetakan Terakhir 32 halaman dengan 1 - 2 varian cover C1. . Galeri 4: Remaster Resmi Anjaya Books April 2021 . Varian cover C1.

Gallery