Rating 0 / 5. Total vote: 0

Belum ada vote, silahkan anda yang pertama!

Diupload oleh TopSend
Diperbaharui tanggal

Iblis Mengamuk di Mataram

Artis : Yohanes (Yanes)
cerita : Kho Ping Hoo
Tahun : Cetakan I, Mei 2010
Tebal : 162 hal + XIV
Penarbit : Komunitas Penggemar Cergam dan Naskah Cergam Indonesia
Ukuran : 14,5 cm X 20,5 cm
Sampul : Softcover

Entahlah, apakah ini masuk dalam katagori Novel Grafis atau komik, atau mungkin juga komik Grafis (istilahku untuk komik yang menyajikan gambar-gambar yang indah dan cerita-cerita yang kuat-damuhbening).Namun yang pasti saat membuka dan membaca lembar demi lembar halaman kisah “Iblis Mengamuk di Mataram” ini tersaji kesatuan dari kisah yang kuat dengan gambar yang indah.

Kho Ping Ho, salah satu penulis cerita silat berseting kesejarahan Kerajaan-kerajaan di Nuswantara yang mampu membaurkan tokoh fiktif rekaannya dengan tokoh nyata yang pernah ada dalam kesejarahan, sehingga menjadi racikan cerita yang menarik dan menawan.

Yohanes atau dimasa lalu mencantumkan namanya dengan YANES, salah satu seniman gambar yang memiliki kelihaian dan kepahaman tentang tata busana kedaerahan/kerajaan yang tidak diragukan lagi kemampuannya. Artis ini akan mampu menyajikan gambar-gambar detail yang indah dan menawan.

Kolaborasi keduanya, merupakan satu nilai lebih yang bisa menjanjikan kesempurnaan jalinan kisah dan ilustrasi yang indah serta menawan. Dan cergam “Iblis Mengamuk di Mataram” ini adalah bukti nyata yang tidak terbantahkan.

dan cergam ini meraupakan hasil kolaborasi yang kesekian kalinya bagi kedua pelaku dunia tutur ini.

Namun demikian, kelehaman atau kekurangan masih bisa dilihat begitu nyata yang bisa menjadikan catatan bagi karya-karya berikutnya nanti, jika artis dan penulis ini kembali berlaga, berkolaborasi.

Yang paling nyata adalah: seringnya terjadi tumpang tindih dialog maupun narasi, sang artis sepertinya kurang cermat dalam hal ini. Ketika membaca sering kali harus menerka-nerka mana yang mesti dibaca terlebih dahulu, narasi atau dialognya, bahkan bukan itu saja, urutan peletakan balon kata saja masih sering terjadi ketidak runutan urutan waktu bicara.

Jika kondisi seperti ini tidak diperhatikan, maka bisa jadi menjadikan semua ini sebuah kelemahan yang fatal. Dan sayangnya, jika melihat deretan nama-nama yang sahih dalam dunia cergam, semestinya kondisi seperti ini tidak perlu terjadi. Orang-orang di belakang layar ini semestinya bisa mengetahui dan segera membenahi segala kekurangan tersebut. Sayang, nyatanya banyak sekali runutan baca yang harus dicermati ketika membaca cergam ini.

Terlepas dari semua itu, cergam ini layak koleksi.

Selamat membaca
Salam Komik
damuhbening

Spread the love

Karya

Serial

Penerbit

Genre

Kondisi

08 - Bagus

Kemasan

Softcover

Cetakan

C1 - Cetakan Pertama

ISBN

Tidak Ada

Ijin Terbit Tahun

2010

Jilid

1 Jilid Tamat