Rating 5 / 5. Total vote: 1

Belum ada vote, silahkan anda yang pertama!

Diupload oleh Alex Wienarto
Diperbaharui tanggal

Krakatau

PENDEKAR SAMOLO EPISODE 01:

Setelah 8 thn kabur dr rumah dan menjadi murid Ki Biang Terona di Perguruan Krakatau, Samolo pulang ke desa Tanjungkait krn rindu kpd ibu dan abangnya. Tapi setiba di rumah, ia malah diusir oleh adik tirinya (satu ayah lain ibu), Darus. Darus menyerang dgn senjata jarum2 beracunnya. Untung muncul Wak Gemblo, pembantu rumah yang setia, pengasuh Samolo sejak kecil. Ia nekad menjadikan dirinya perisai hidup utk menyelamatkan Samolo. Akibatnya Wak Gemblo terluka parah. Samolo geram hampir terpancing emosinya utk melawan, namun Wak Gemblo menyuruh pergi.

Mat Sura, abang Samolo mengajak pergi dari situ, pulang ke gubuk di tepi sungai, dimana ia dan ibunya kini tinggal setelah terusir dari rumah mewah sang ayah. Sedih hati Samolo melihat mereka hidup dlm kemiskinan. Lbh sakit hati Samolo melihat Surnia, kekasihnya, telah jadi istri abangnya. Hari2 tinggal di gubuk itu membuat Samolo jadi jengah krn Surnia  selalu menggodanya.

Samolo bertekad menyatroni rmh ayahnya. Surnia malah mengajak kabur bersama. Keduanya bertengkar. Samolo melihat gubuk mereka terbakar. Segera ia berlari pulang untuk menyelamatkan mereka. Samolo dan Mat Sura membangun gubuk yg baru.

Pd satu hari di saat hujan deras, dtg sang ayah yg terusir dari rumahnya sendiri. Samolo yg menyimpan rasa dendam kpd sang ayah, mengusirnya hingga si ayah bunuh diri. Samolo menyesal dan nekad datang sendirian ke rumahnya yg kini dikuasai Darus, utk bikin perhitungan. Namun tindakan sembrono tsb membuat Samolo roboh kena senjata jarum2 beracun. Untunglah Sabas Pitana, paman guru Samolo, datang menyelamatkannya. Selanjutnya Sabas mengajarkan tambahan ilmu silat kpd Samolo utk bekal menghadapi lawan sesungguhnya, yg jauh lebih sakti dan berbahaya daripada Darus.

Selesai berlatih, Samolo pulang ke desa dan kmbali hrs menghadapi kenyataan pahit. Mat Sura tewas. Sang ibu pun mengalami kelumpuhan. Mlm harinya wktu Samolo minum di warung, ia mendengar Dul Gandil, orang kepercayaan Darus, dlm keadaan mabuk membuka rahasia kematian Mat Sura akbt diracun istrinya sendiri. Dgn marah Samolo menyeret Surnia hingga tak sengaja Surnia tewas di tangan Samolo sendiri. Sementara itu gempa hebat menyebabkan ibu Samolo tewas tertimpa reruntuhan.

Dgn kalap Samolo bersama warga yg panik, kelaparan dan marah menyerbu ke gedung utk mencari dan membunuh Darus. Tapi saat Samolo nyaris menghabisi Darus, sesosok misterius datang menolongnya. Betapa terkejut Samolo krn sosok tsb adalah Wak Gemblo. Selanjutnya Wak Gemblo pun mengungkap rahasia dirinya.

Nama aslinya Sugira. Ia menjalin cinta dgn Ratina. Namun kemudian oleh orang tua nya Ratina dinikahkan dgn Tuan Tanah kaya di desa itu. Sugira yang masih berusaha merebut cinta Ratina dianiaya oleh centeng2 sang Tuan Tanah dan dibuang jauh dari desa. Untung ia ditolong oleh Eyang Bu’uk Perak dari Perguruan Krakatau dan diangkat jadi murid bersama 2 murid lain yg sdh ada yakni Biang Terona dan Sabas Pitana. Namun karena ingin dpt segera membalas dendam, maka sebelum usai berguru, ia sdh minggat dan kembali ke desa.

Sekembalinya ke desa, Sugira memperkosa Ratina yg sdh memiliki seorang putra balita yg dinamai Sura. Sang Tuan Tanah memergokinya dan menyuruh para centeng menghabisinya. Namun Sugira skrg bukanlah Sugira yg dulu. Para centeng berhasil dibantai dan sang juragan ia sandera. Karena sadar bhw ia pasti dicari oleh sdr2 seperguruannya, maka timbul siasat licik Sugira utk menyembunyikan diri di rumah tsb. Maka alih2 membunuh saingannya, ia malah membuat kesepakatan yg gila tapi cerdik dgn sang Tuan Tanah. Mereka sepakat bersandiwara, bhw di depan khalayak ramai si Tuan Tanah boleh tetap pura2 jadi juragan sedgkn Sugira akan menyamar sbg pembantu yg setia di keluarga tsb. Iapun berganti nama menjadi Gemblo. Namun di dalam rumah, Sugira lah sang panguasa yang sesungguhnya. Termasuk atas diri Ratina. Shg merekapun memiliki seorang putra yg diberi nama Samolo. Dan utk menuntaskan dendamnya thdp Ratina yg dianggap tlh mengkhianatinya, Sugira pun mempersunting gadis lain sebagai istri muda hingga lahirlah Darus.

Akhir cerita sdh jelas. Di tengah semakin panasnya suasana akibat erupsi gunung Krakatau, Sugira hrs mmpertanggungjawabkan perbuatannya di depan sdr2 perguruannya, Ki Biang Terona dan Sabas Pitana, yg sengaja datang dari padepokan utk mencarinya. Istri dan anak tercintanya Darus, mati dikeroyok oleh warga desa yg menaruh dendam, tanpa Sugira bisa menolong krn ia sendiripun tengah terjepit dikepung oleh sdr2 seperguruannya yg sdh siap untuk menghabisinya. Ke 3 jago silat perguruan Krakatau itupun saling bunuh di tengah badai tsunami yang meluluhlantakkan desa Tanjungkait dan letusan gunung Krakatau yg maha dahsyat. Semua nyaris habis tanpa sisa akibat letusan bersejarah yg terjadi pada tgl 18 Agustus 1883 tsb.

Untunglah nyawa Samolo diselamatkan oleh seorang Tuan Tanah asal Kedawung yg kebetulan sdg berada disana. Setelah bencana berakhir Samolo diajak oleh Tuan Tanah tsb ke daerah asalnya. Merasa dirinya sdh sebatang kara, Samolo pun setuju ikut dan selanjutnya mengabdi sbg centeng Tuan Tanah Kedawung yang amat setia.

Karya

Serial

Penerbit

Genre

Kondisi

08 - Bagus

Kemasan

Softcover

Cetakan

C1 - Cetak Ulang Baru

ISBN

978-979-19621-3-1

Ijin Terbit Tahun

2009

Jilid

1 and 2