PANJI TENGKORAK EPISODE (04) :
DUEL DI ATAS DARAH DAN KARANG.
Karya : Hans Jaladara
Tahun terbit : 1968
Jumlah : 64 halaman
Kisah mulai menuju klimaksnya. Panji yang menerima tantangan dari Kebobeok untuk datang ke Pulau Tiga Iblis bila ingin menyelamatkan Mariani, merasa Barata terlalu “hijau” untuk ikut kesana. Maka ia menotok jalan darah pemuda itu agar pingsan beberapa saat shg Panji bisa berangkat ke P. Tiga Iblis dengan leluasa seorang diri. Bbrp saat setelah Panji pergi berlayar, Dewi Bunga (DB) dan Andini tiba pula disitu. DB segera membebaskan totokan jalan darah Barata, lalu mereka bertiga sama2 berlayar pula ke P. Tiga Iblis utk menyusul Panji……
Panji yg sdh lbh dulu tiba di P. Tiga Iblis, langsung disambut oleh startingdal2 Kebobeok dibawah pimpinan seorang Bajak Laut Asing. Panji langsung teringat bhw Bajak Laut tsb adalah kembaran dari Bajak Laut yg tlh membunuh istrinya. Maka tanpa ampun ia membunuh Bajak Laut itu dengan ilmu Alas Purbanya. Sementara itu DB, Andini dan Barata yg baru tiba di pantai P. Tiga Iblis, tiba-tiba diserang oleh “Panji Tengkorak” (PT) palsu. Untunglah PT asli segera muncul untuk membantu mereka. Maka terjadilah duel antara kedua “Panji Tengkorak” tsb….
Ternyata PT palsu adalah seorang pendekar wanita aliran hitam bernama Nesia, yg sejatinya adalah “pemilik” pulau tsb. Ia menyamar sbg PT palsu karena ingin menguasai pendekar itu. Ia menyuruh Panji bersumpah menjadi budaknya bila ingin Mariani selamat, karena hanya dia dan Kebobeok lah yang tahu dimana gadis itu ditahan. Tak ada pilihan bagi PT demi keselamatan Mariani, iapun berjam-jam melakukan sumpah yang mencapai harga dirinya itu. Setelah mendengar sumpah Panji, Nesia bersedia menunjukkan tempat Mariani ditawan, untuk kemudian mereka memerdekakannya….
Setelah menitipkan Mariani kpd rekan2nya, PT kembali membahas Nesia karena menurut Nesia Kebobeok tlh mengumpulkan jago2 silat di P. Tiga Iblis dgn alasan undangan persahabatan. Padahal ia dan si Kembar Bajak Laut Asing yg bersekongkol dgnnya itu mempengaruhi para jagoan tsb. Ketiganya tlh memasang2 peledakan di bbrp bagian pulau utk membinasakan para pendekar tsb besok pagi. Hanya Nesia yg tahu lokasi bahan peledak tsb shg lagi2 PT harus tunduk pada wanita itu, bagai “kerbau di cocok hidung”, demi keselamatan para pendekar, yg sampai saat ini belum sadar karena mereka telah masuk ke dalam perangkap. Padahal diantara para pendekar tsb terdapat Bibi Muri dari Teratai Merah yang telah menyelamatkan nyawa Panji. Juga ada Bariguna dari Sanggabuana, guru Barata…
Dari cerita Nesia, tahulah Panji bhw wanita itu pun sebenarnya bermaksud membunuh Kebobeok, karena telah menghabisi keluarganya. Nesia ternyata adalah cucu Harimau Bertangan Sakti juga spt Andini. Oleh ibunya ia ditaruh dalam tempayan dan dilarung ke laut agar terhindar dari serbuan Kebobeok dan anakbuahnya. Beruntung ia ditolong oleh seorang tokoh aliran hitam penguasa P. Tiga Iblis bergelar Memedi Muka Hitam dan selanjutnya dijadikan murid. Hingga pd suatu hari sang guru dilanda badai dan saudara seperguruannya sendiri yakni Si Kembar Bajak Laut Asing menguasai P. Tiga Iblis. Nesia dijadikan budak oleh mereka. Kini Si Kembar bersekongkol dgn Kebobeok utk menguasai jagat persilatan. Ia meminjamkan pulau tsb kpd Kebobeok utk dipakai menarik para pendekar dgn pura2 menyelenggarakan pertandingan persahabatan guna selanjutnya dihabisi disana, agar Kebobeok dpt mencapai ambisinya sebagai jago silat nomor wahid di kolong jagat raya…
Esok paginya ketika fajar menyingsing, Kebobeok dan Bajak Laut Asing mulai menjalankan aksinya. Mereka memerintahkan anak buahnya menyerang para pendekar sehingga terjadilah keonaran. Bibi Muri menyusup ke “Istana P. Tiga Iblis” yang diisi dengan alat2 jebakan yang iapun terjebak di dalamnya. Begitu pula Barata dan Dewi Bunga. Sedangkan Bariguna berhadapan dengan Kebobeok, yg agaknya memang sdh lama menginginkan pertemuan tsb. Sementara teman2nya tengah terperangkap di dalam puri P. Tiga Iblis, PT pun sedang kerepotan menghadapi pembunuh Murni, istri tercinta, yakni si Bajak Laut Asing yang tampak murka karena PT telah membunuh saudara kembarnya…..
Bersambung ke Episode 05 (Tamat) berjudul “PULAU TIGA IBLIS”…..