KUS Bram, Cergamis serial LABAH-LABAH MERAH alias LAMER, kelahiran 1 Januari 1942 ini, memulai karir sebagai Cergamis tahun 1963, baru setahun kemudian menghasilkan karyanya berwujud komik Wayang (Garuda Kencana, Sanghyang Ismaya, Gatotkaca Gandrung).
Karya berikutnya sampai tahun 1967, sesuai selera dan perkembangan komik saat itu, adalah komik yang bertema kehidupan para remaja (Cintaku Layu Sebelum Berkembang, Apa Salahku Ramon), komik detektif dan yang bertema perang-pun pernah digarapnya yakni Terjebak, Penghuni Kamar 13, Api Membara di Pantai Selatan (PT. Bandung & Setia Karya).
Tahun 1969, adalah awal KUS Bram terjun memantapkan diri berkarya di dunia Komik “Fantasi”, dengan tokoh LABAH-LABAH MERAH.
Goresannya bergaya John Buscema. Karakter-karakternya yang populer adalah Labah2 Merah, Labah2 Mirah, Macan Kumbang dan Dewi Bulan.
Sejak saat itu, meng- alirlah judul demi judul serial LAMER diterbitkan, yang begitu cepat menarik banyak penggemarnya. Di bawah naungan bendera UP. Maranatha, LAMER telah diterbitkan sebanyak 13 Judul (sekitar 25 Jilid, termasuk dalam Majalah POP Comic berjudul ROBOT).
Tahun 1973, Petualangan LAMER memasuki lembaran baru, ketika KUS Bram pindah ke penerbit SAN Agency atau UP. Sastra Kumala. Melalui penerbit ini petualangan LAMER semakin berkibar dan berhasil menerbitkan 12 judul. Diantaranya trilogi BRUTAL yang fenomenal.
Hampir seluruh serial Labah2 Merah memiliki cerita yang menarik dengan gambar yang bagus, menjadikan komik-komiknya tidak bosan untuk dibaca berulang.
Rabu, 19 April 2017 beliau berpulang di Bandung, dengan meninggalkan seorang istri, 3 putri dan seorang putra.











